Direktur Human Capital BRI : Kuncinya Terus Berinovasi, Di Era Digital Yang Penuh Perubahan …

by
Penyerahan bantuan dari BRI kepada Universitas Jember yang diserahkan Direktur Human Capital Bank Rakyat Indonesia (BRI), R. Sophia Alisza kepada Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan. (Foto: Unej)

KafeUnej.com, Jember – Persaingan dunia kerja saat ini sangat ketat. Lulusan sarjana tidak hanya cukup memiliki nilai IPK tinggi namun juga harus memiliki integritas dan keunggulan lain. Ketua Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi (KAFE) Universitas Jember DKI Jakarta, R. Sophia Alisza mengajak lulusan Universitas Jember memperbaiki performa, baik secara fisik maupun dalam berkomunikasi, serta selalu menjaga semangat berusaha. Hal itu disampaikan R. Sophia Alisza saat menghadiri Wisuda periode IV tahun akademik 2017/2018 Universitas Jember hari Sabtu (10/2) di Gedung Soetardjo.

“Jadikan integritas sebagai landasan menapaki persaingan dunia kerja, berupa kejujuran, disiplin dan konsistensi dalam bekerja. Lantas dukung dengan perilaku yang baik kepada semua orang, baik atasan maupun bawahan,” jelas Sophia, begitu panggilan akrabnya yang masuk ke Fakultas Ekonomi tahun 1978.

R. Sophia Alisza, yang juga Direktur Human Capital Bank Rakyat Indonesia (BRI) di hadapan 900 wisudawan dari berbagai jenjang, alumnus Fakultas Ekonomi ini memberikan resep bagaimana meniti karir hingga sukses menjadi pejabat teras yang mengurusi 130 ribu karyawan. Dalam pesannya, R. Sophia Alizsa menceritakan bahwa dalam perjalanan meniti karir, dirinya memegang teguh 5 prinsip, yakni Integritas (Integrity), Sikap (Attitude), Performa (Performance), Semangat (Spirit), dan Kapasitas (Capacity).

“Jangan lupa selalu meningkatkan kapasitas diri dengan menuntut ilmu dan keterampilan, baik hardskill maupun softskill,” kata Sophia yang diawal orasinya sempat merasa terharu, teringat masa saat diwisuda di Gedung Soetardjo juga. “Tiga puluh tahun lalu saya pun diwisuda di sini,” tuturnya.

Perempuan kelahiran Pamekasan ini lantas memberikan semangat kepada para yuniornya agar berani bersaing. “Kualitas lulusan Universitas Jember tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya, saya sudah membuktikannya dengan mencapai posisi seperti hari ini,” katanya sambil disambut tepuk tangan para hadirin yang memenuhi Gedung Soetardjo. Sophia kemudian menunjukkan slide yang menampilkan para petinggi BRI yang merupakan lulusan Kampus Tegalboto.

“Kuncinya terus berinovasi, di era digital yang penuh perubahan ini,” imbuhnya lagi.

Selain memberikan orasi ilmiah, R. Sophia Alizsa juga memberikan bantuan kepada Universitas Jember, termasuk memberikan kejutan berupa uang pembinaan sebesar 2,5 juta rupiah bagi enam wisudawan yang lulus dengan pujian di upacara wisuda periode kali ini. Bantuan dan uang pembinaan ini disambut gembira oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember yang berharap sinergi antara Universitas Jember dan BRI makin berkembang.

“Bantuan BRI akan kami kelola dengan baik, termasuk menyalurkan beasiswa BRI bagi hafidz dan mahasiswa berprestasi di Kampus Tegalboto. Salah satu wisudawan dari Fakultas Kedokteran atas nama Kesy Sasta Handani dengan IPK 3,84 adalah mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi, bukti jika Universitas Jember memberikan kesempatan yang sama bagi mahasiswa walaupun dari keluarga kurang mampu, syaratnya berprestasi,” urai Moh. Hasan. (Sumber : unej.ac.id)

Leave a Reply