20 Difabel Ikut Gerak Jalan Tajemtra 30 Kilometer

by
Bambang Margono, 45 tahun, atlet lari asal Kecamatan Patrang Jember, mendorong salah satu peserta berkursi roda dalam event Tajemtra 2018 di Kabupaten Jember, pada Sabtu (08/09/2018). (Foto: Kafeunej.com/nurs)

Jember, Kafeunej.com – Ada yang berbeda pada helatan gerak jalan Tanggul Jember Tradisional 2018 (Tajemtra) yang digelar Pemkab Jember pada Sabtu (08/09/2018). Dari ribuan peserta, terdapat 20 difabel atau penderita kekurangan fisik mengikuti gerak jalan tersebut.

Seperti peserta lainya, para peserta difabel yang masuk dalam peserta kehormatan tersebut juga start dari Tanggul. Berangkat pada pukul 13.28, Sabtu siang. Mereka terdiri dari kekurangan fisik, bisu dan tuli. Sebagian berjalan, sebagian lainya memakai sepeda motor modifikasi.

Menariknya lagi, regu peserta difabel ini juga ada seorang atlet, pelari asal Kecamatan Patrang Jember, Bambang Margono, 45 tahun. Dia ikut berjalan sambil mendorong salah satu peserta kursi roda.

“Bapak Margono ini sudah mempersiapkan satu bulan sebelumnya. Ingin mendorong peserta berkursi roda di event Tajemtra”, kata Antok Purwanto, salah satu peserta difabel.

Selama perjalanan, ada kendala pada kursi roda karena goyang atau rusak di Kecamatan Bangsalsari. Namun kendala tersebut teratasi dengan mengganti kursi roda.

“Kami dari difabel ingin berpartisipasi dalam Tajemtra ini, sebagai ungkapan suka cita dan sambutan kami akan hadirnya olahraga Asian Para Games”, kata Antok.

Keikutsertaan para difabel tersebut tentunya menambah semangat peserta Tajemtra pada tahun 2018. Sampai finish di Jember, anggota dari regu difabel tersebut dalam keadaan sehat dan selamat. (nurs)

Leave a Reply